Brandon Terpukau Pasar Terapung

Aktivitas di pasar terapung.

Pemandangan unik ibu-ibu setengah baya menjajakan aneka dagangan di atas jukung (perahu tanpa mesin) di sepanjang Sungai Martapura menarik perhatian beberapa wisatawan mancanegara.

Setidaknya terdapat tiga wisman yang menikmati suasana Pasar Terapung yang digelar panitia Festival Budaya Pasar Terapung, Jumat (21/9/2012) pagi.

Seorang wisman perempuan ditemani pramuwisata tampak menyantap makanan dari atas perahu yang bergoyang dihempas gelombang. Seorang wisman pria yang menjadi penumpang perahu lain mengelilingi perahu pedagang yang menjajakan aneka buah, sayuran hingga makanan seperti lepat (sejenis ketupat dari bahan nasi) dan soto Banjar.

Lebih 50 perahu yang berasal dari para pedagang terapung di Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar dan pedagang pasar terapung Kuin berkumpul di Sungai Martapura di seberang kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Jalan Sudirman Banjarmasin dalam rangka memeriahkan ajang pariwisata tahunan ini.

Kehadiran Acil Fatmah dan para pedagang pasar terapung dari Lok Baintan membawa pelbagai macam dagangan hasil kebun dari kampung itu rupanya memikat Brandon, turis Amerika Serikat.

Brandon di pasar terapung.

Lelaki berdarah Kuba ini asyik membidikkan kameranya. Untuk memperoleh hasil foto yang bagus, Brandon rela tiarap merebahkan diri di dermaga ulin berukuran sempit dan miring tempat turun naik para pedagang.

“All my picture fantastic,” seru Brandon, mengomentari objek-objek bidikannya mengabadikan kegiatan perdagangan di atas sungai.

Fatmah, salah satu pedagang pasar terapung yang berjualan limau Madang (jeruk Banjar), mengungkapkan ia dan kawan-kawan berangkat usai shalat Subuh. “Perlu waktu dua jam perjalanan untuk sampai ke sini,” katanya. Lukman, suami Fatmah menjadi kepala rombongan yang membawa perahu klotok (perahu bermesin). Perahu klotok Lukman mampu menarik 15 perahu pedagang, pulang pergi.

“Besok (Sabtu) perahu yang datang akan lebih banyak lagi. Seratus perahu, bercat semua. Hari ini perahu biasa yang tidak bercat,” ujar Fatmah. Aly

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

1 Komentar





Validasi
  • Glinda14-04-2017 00:51:30 Hurrah! At last I got a website from where I can genuinely take useful facts regarding
    my study and knowledge.

Web Statistik

Total Kunjungan : 1627521
Kunjungan Hari Ini : 845
Online User : 19
Last Update : 25-06-2017

Sodo Muncul Tolak Linu Herbal

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

[Get This]