Dana Asing Diprediksi Bakal Hengkang

memantau pergerakan IHSG di BEI

Memantau pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia. Antara/Puspa Perwitasari

Ekonomi Indonesia (RI) tumbuh 4,7% di kuartal I-2015, lebih lambat dibandingkan posisi periode yang sama tahun sebelumnya 5,2%. Kondisi ini diperkirakan akan membuat dana asing hengkang dari lantai bursa.

Menurut Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo, pelaku pasar berharap ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5%, sehingga dengan adanya perlambatan ini aksi jual saham bisa terjadi.

"Kalau pertumbuhan ekonomi di atas 4,59% ada harapan modal asing masuk, kalau di bawah itu dikhawatirkan pemodal asing keluar, IHSG rawan koreksi di bawah 5.000," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (5/5/2015).

Aksi jual sempat ramai terjadi sejak Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data pertumbuhan ekonomi tersebut. Indeks yang sudah naik lebih dari 60 poin langsung jatuh ke zona merah alias terjun bebas.

Pelemahan yang terjadi atas IHSG ini memang tidak terlalu dalam dan tidak berlangsung lama. Penguatan saham-saham bank berkapitalisasi besar bisa membawa IHSG balik ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat 12,016 poin (0,23%) ke level 5.153,153. Dana asing terpantau masih masuk ke pasar modal berkat aksi beli investor asing sejak pagi tadi.

"Kalau pasar terus jeblok, pilihan investor ya menunggu reshuffle kabinet atau menunggu stimulus ekonomi," ujarnya.

Selain IHSG, nilai tukar rupiah juga ikut anjlok merespons lambatnya pertumbuhan ekonomi RI tersebut. detik
 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 1623850
Kunjungan Hari Ini : 29
Online User : 13
Last Update : 25-06-2017

Sodo Muncul Tolak Linu Herbal

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

[Get This]