Ekspor Batubara Kalsel Turun 22 Persen

TAMBANG ADARO - Tambang PT Adaro di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Foto Yudi Yusmili

Batubara masih menjadi primadona ekspor Kalimantan Selatan. Sepanjang Januari hingga Juli 2012 volume ekspor batubara mencapai 77,15 juta ton dengan nilai 5,6 miliar dolar AS. Cina, Jepang dan India menjadi tiga negara utama tujuan ekspor batubara Kalimantan Selatan. Krisis global dan pembukaan tambang di Cina membuat nilai ekspor batubara Kalimantan Selatan turun sebesar 22 persen. 

Realisasi ekspor batubara ke Cina sepanjang Januari-Juli 2012 mencapai 18,60 juta ton dengan nilai 1,1 miliar dolar AS. Di urutan kedua Jepang dengan volume ekspor 7,92 juta ton dengan nilai 894,7 juta dolar AS. India berada di peringkat ketiga tujuan ekspor batubara Kalimantan Selatan dengan volume ekspor 13,40 juta ton dengan nlai 718,6 juta dolar AS.

Secara keseluruhan realisasi ekspor batubara Kalimantan Selatan Januari-Juli 2012 naik 34,03 persen dibanding periode Januari-Juli 2011 yang hanya mencapai 57,56 juta ton. Nilai ekspor batubara Kalimantan Selatan Januari-Juli 2012 naik sebesar 23,60 dibanding periode Januari-Juli 2011 yang 57,56 miliar dolar AS.

Tetapi berdasarkan data yang dikeluarkan Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan mengenai Perkembangan Realisasi Ekspor Daerah Kalimantan Selatan Bulan Juli 2012, nilai ekspor produk tambang batubara pada Juli 2012 turun sebesar 22,13 persen dibandingkan periode Juli 2011. Dari 716,2 juta dolar AS turun menjadi 557,7 juta dolar AS. Sedangkan dari segi volume 9,29 juta ton (Juli 2011) menjadi 8,25 juta ton (Juli 2012) atau mengalami penurunan sebesar 11,20 persen.

“Ekspor batubara Kalimantan Selatan mengalami pelambatan karena dampak krisis global. Cina yang sampai saat ini menjadi negara utama tujuan ekspor batrubara Kalimantan Selatan mulai membuka tambang batubaranya sendiri,” ujar Kasi Ekspor Bidang Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Nurfuansyah.

Ia mengungkapkan kontribusi batubara dalam mendukung nilai total ekspor Kalimantan Selatan antara 80-83 persen. Sisanya oleh produk kelapa sawit, produk karet alam, produk kayu, produk perikanan, produk rotan dan produk lainnya. Nilai total ekspor Kalimantan Selatan (semua produk) sepanjang Januari-Juli 2012 mencapai 6,76 miliar dolar AS meningkat 25,52 persen dibanding periode Januari-Juli 2011 sebesar 5,38 miliar dolar AS.

Cina selain menjadi pembeli utama batubara Kalimantan Selatan juga merupakan negara tujuan ekspor peringkat pertama untuk produk tambang batu besi/biji besi dan pasir sirkon. Aly

 

5 Besar Negara Tujuan Ekspor Batubara Bulan Juli 2012 ***

Negara                                                                                     Januari-Juli 2012

Volume (ton)   Nilai (US$)                  Volume (ton)     Nilai (US$)

1.      Cina           1.599.233        82.621.839                  18.602.815      1.100.904.870

2.      Jepang       1.146.565        112.874.995                7.920.610        894.735.086   

3.      India          1.600.444        90.340.379                  13.402.981      718.639.707

4.      Singapura  646.082           35.226.145                  7.041.959        566.061.820

5.      Inggris       0,00                 0,00                             5.123.366        384.180.178                           

*** Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 1870145
Kunjungan Hari Ini : 2123
Online User : 18
Last Update : 21-09-2017

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji Banjarmasin

Lowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]