Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia

Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia

Sido Muncul penggagas gerakan penanggulangan buta katarak.

Indonesia sampai saat ini masih merupakan negara dengan jumlah penderita buta katarak tertinggi di Asia Tenggara yaitu 1,5 % per dua juta penduduk. Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan. Mahalnya biaya pengobatan, menjadikan masyarakat enggan untuk mengobatinya.

Untuk membantu mengurangi jumlah penderita buta katarak di Indonesia, Sido Muncul melakukan Gerakan Penanggulangan Butak Katarak di Indonesia yang pencanangannya dilakukan pada 15 Januari 2011 oleh Wapres RI Budiono.

Bertempat di RSPAD Gatot Subroto, Kamis, (20/11/2014), Sido Muncul dan Berlico Farma  yang merupakan anak perusahaan Sido Muncul yang baru saja diakusisi pada 1 September 2014, bersama Perdami melakukan baksos operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk 100 pasien penderita katarak. Program CSR Katarak ini adalah merupakan yang pertama kalinya diikuti oleh Berlico Farma.

Bersama dengan Perdami dan Berlico Farma, Sido Muncul yang merupakan penggagas gerakan penanggulangan buta katarak di Indonesia akan mengoperasi ke-40.000 mata.

Operasi katarak ke-40.000 mata ini dilakukan atas kerjasama Sido Muncul dan Berlico Farma dengan Perdami dan RSPAD Gatot Subroto. Operasi katarak yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto dihadiri oleh Menkes RI Prof.Dr.dr. Nila F. Moeloek Sp.M(K)., Dirkesad Brigjen. TNI dr. Dubel Mariyenes, Sp.B,  Karumkit RSPAD Gatot Subroto, Brigjen. TNI dr. Ponco Agus Prasojo, Sp.B. KBD, Pengurur Pusat Perdami, Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat dan Chairani Kalla.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara PT Sido Muncul, Tbk, dengan RSPAD Gatot Subroto yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat sekaligus mewakili PT Berlico Farma dan Karumkit RSPAD Gatot Subroto Brigjen. TNI dr. Ponco Agus Prasojo, Sp. B. KBD, yang berkomitmen untuk bersama-sama melaksanakan operasi katarak 1.000 mata selama tahun 2015.

Kerjasama ini merupakan operasi katarak lanjutan yang dilakukan RSPAD Gatot Subroto bersama dengan Sido Muncul dan Perdami sebelumnya pada tahun 2013. Jumlah yang telah dioperasi atas kerjasama Sido Muncul dan RSPAD Gatot Subroto tahun 2013-2014  adalah 422 mata.

Bersamaan dengan kegiatan pelaksanaan operasi di RSPAD Gatot Subroto, Sido Muncul juga juga mendapatkan  penghargaan dari Perdami atas terselenggaranya Bakti Sosial Operasi Katarak ke-40.000 mata. Penghargaan diserahkan oleh dr. M. Sidik Sp.M dan diterima oleh Dirut PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat.

Kegiatan CSR untuk program operasi katarak gratis yang dilakukan Sido Muncul bekerjasama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) dilakukan sejak tahun 2011 dan telah dilaksanakan di 27 provinsi, 200 kota/kabupaten di 215 Rumah Sakit di Indonesia.

Jumlah yang telah dioperasi kerjasama Sido Muncul bersama Perdami pada tahun 2011 adalah 6.000 mata, tahun 2012 sebanyak 12.746 mata dan tahun 2013 sebanyak 13.024 mata. Pada tahun 2014 sampai pertengahan November telah mengoperasi  8.130 mata.

Pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan ini adalah: Pemda Tk. I & II, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Kementerian Kehutanan RI, Kementerian Kesehatan RI, MABES TNI, Kodam I/Bukit Barisan, Kodam II/Sriwijaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, Kodam IX/Udayana, Kodam XVI/Pattimura, POLRI, POLDA Metro Jaya, POLDA Jateng, POLDA Jawa Barat, POLDA DIY, POLDA Jatim, POLDA Batam, TNI AL, Persatuan Pensiunan Angkatan Laut (PPAL), Fakultas Tehnik Universitas Indonesia, Universitas Gajahmada, Universitas Diponegoro, Universitas YARSI, PBNU, NU FATAYAT, PUKAT/Keuskupan Surabaya, KOWANI, IWAPI, WITT, Pelindo, Yayasan Kick Andy, Media Group, Yayasan Kick Andy, sejumlah RS & Klinik Mata.

Direktur Utama PT Sido Muncul, Tbk, Irwan Hidayat mengatakan senang dengan semakin luasnya dukungan masyarakat terhadap upaya pemberantasan buta katarak di Indonesia, karena makin banyaknya organisasi masyarakat maupun lembaga keagamaan yang banyak melakukan baksos katarak dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Sido Muncul dan Perdami.

"Hari ini sebagian pasien dihadirkan atas dukungan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Layur Jakarta dan Kelompok Kerja Ibu Theresa (KKIT)," tambah Irwan.

Baksos operasi katarak masih akan terus dilakukan oleh Sido Muncul. Pada minggu mendatang bekerjasama dengan TNI AL, Sido Muncul kembali melakukan baksos operasi katarak  di Surabaya.  Lis

 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 2514277
Kunjungan Hari Ini : 3093
Online User : 22
Last Update : 25-04-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji BanjarmasinLowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]