Indonesia Diprediksi Akan Impor Gas pada 2019

kebutuhan gas

Bakal menjadi negara pengimpor gas tahun 2019. Tempo

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral I Gusti Nyoman Wiratmaja memperkirakan kebutuhan domestik terhadap gas nasional bakal melonjak. Hingga akhirnya, pada 2019, negara akan memasok gas dari luar negeri.

"Prediksinya, jika dilihat dari neraca gas, akan seperti itu," kata Wiratmaja dalam rapat dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (22/6/2015).

Saat ini Indonesia adalah salah satu eksportir gas terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki cadangan gas yang tidak kalah banyak dibanding negara Timur Tengah ataupun Amerika Latin.

Namun kebutuhan gas nasional diperkirakan baru meningkat jika infrastruktur gas sudah memadai. Sedangkan hingga sekarang, terutama untuk kegiatan industri, gas belum bisa dipasok secara massal.

Indonesia masih bergantung pada minyak bumi. Adapun cadangan minyak nasional sudah tidak mencukupi kebutuhan warga Tanah Air.

Wiratmaja optimistis migrasi besar-besaran akan terjadi jika infrastruktur gas hingga ke rumah tangga sudah terpasang. "Kami sudah punya blueprint untuk itu," katanya.

Kementerian Energi sudah mengajukan alokasi dana pembangunan jaringan gas sebesar Rp 3,1 triliun dalam RAPBN 2016. Jaringan ini bakal menjadi sarana lalu lintas gas dari fasilitas agregat ke rumah-rumah.

"Total ada 40 ribu rumah yang akan dialiri gas pada 2016. Jelas, 2019 kita akan impor."

Wakil Ketua Komisi Energi DPR Satya Yudha menyatakan pemerintah memang sudah harus bersiap menghadapi impor gas. Salah satu antisipasi yang bisa dilakukan yakni menyusun regulasi harga acuan pembelian gas asing serta harga jualnya ke masyarakat.

"Harga jual tidak bisa mengacu ke harga pasar. Itu tidak konstitusional. Pemerintah harus mencari cara agar penjualan gas tetap sejalan dengan daya beli," katanya. Tempo
 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

1 Komentar





Validasi
  • Hermelinda30-07-2017 20:27:11 Oh my goodness! Impressive article dude! Thank
    you so much, However I am having problems with your
    RSS. I don't know the reason why I can't join it. Is there
    anybody else having similar RSS problems? Anybody who
    knows the answer will you kindly respond? Thanx!!

Web Statistik

Total Kunjungan : 2653978
Kunjungan Hari Ini : 558
Online User : 45
Last Update : 20-06-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Lowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]