Kang Aher Lantik Pengurus Formas Sunda Ngumbara di Banjarmasin

Paguyuban Sunda di Banjarmasin

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menghadiri pelantikan pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Tatar Sunda Pangumbaraan (Formas Sunda Ngumbara) Provinsi Kalsel, Minggu (19/3/201117). KabarBanjarmasin/Ist

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Tatar Sunda Pangumbaraan (Formas Sunda Ngumbara) Provinsi Kalsel, Minggu (19/3/2017).

Pada kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Ahmad Heryawan yang biasa disapa Kang Aher itu mengatakan Formas Sunda Ngumbara diharapkan mampu memperkuat ikatan masyarakat Sunda dan organisasi kemasyarakatannya. 
 
“Ini (Formas Sunda Ngumbara) adalah sebuah paguyuban (perkumpulan). Ini adalah sebuah organisasi tempat kita semua berkumpul, yang tidak menghapus organisasi-organisasi (masyarakat Sunda) yang ada sebelumnya,” ungkap Aher dalam sambutannya.

“Tapi agar kita semua bersatu, diikat  agar kuat, agar seperti sapu lidi kalau dikumpulkan jadi kuat. Diikat. Nah, kalau seperti sapu lidi Forum Sunda Ngumbara itu mengikat orang Sunda, orang Jawa Barat yang mengembara ke luar Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ketua Formas Sunda Ngumbara Kalimantan Selatan, Dikdik Solehuddin menjelaskan, di kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, Banjarmasin khususnya  sudah terbentuk paguyuban urang Sunda/Jawa Barat Banten, namanya Paguyuban Lembur Kuring kalau dalam bahasa Banjarnya berarti banua kita.

Dengan dibentuknya formas ini, kekeluargaan urang Sunda Jawa Barat Banten yang ada di Kalsel bisa terjalin dengan erat dan harmonis, silih asah, silih asih dan silih asuh. Formas ini juga turut berperan dalam pembangunan dan kemajuan Kalimantan Selatan, serta menjadi jembatan antara pemerintah daerah Jawa Barat dan pemerintah daerah Kalimantan Selatan dalam menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

“Anggota Paguyuban Lembur Kuring di Banjarmasin, bukan hanya dari etnis Sunda asli, tapi ada juga yang berasal dari etnis Jawa, Batak, Minang dan etnis-etnis lainnya, yang mana mereka lahir dan besar di Bandung dan Jawa Barat atau mereka lama menjadi warga Bandung/Jawa Barat dan sekarang menjadi warga Kalsel, sehingga ada rasa rindu untuk dapat berkomunikasi dan bersosialisasi dengan urang Sunda/Jawa Barat, sehingga bergabung dalam paguyuban,” ujarnya.

Dikdik berharap agar formas ini tidak sekadar menjadi wadah bagi penduduk Kalimantan Selatan yang berasal dari Sunda/Jawa Barat saja, namun seperti hal nya paguyuban-paguyuban lainnya yang ada di setiap kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, seperti paguyuban Batak , Betawi, Jawa, Minang, Bugis, dan bagi urang Banjar di luar Kalimantan selatan ada yang namanya  Kulaan Banjar Berataan  (KBB), bahkan Kulaan Banjar Berataan (KBB) sedunia yang anggotanya bukan hanya dari Indonesia, tapi dari negara Malaysia, Singapura, Brunei dan negara lain di dunia, yang berasal dari etnis Banjar dapat saling bersilaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan. Tie

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

2 Komentar





Validasi
  • Ariel13-04-2017 14:18:56 Excellent blog here! Also your site loads up fast!
    What host are you using? Can I get your affiliate
    link to your host? I wish my site loaded up as fast as yours
    lol
  • Tami03-04-2017 18:06:16 Ӏf you wiѕh for to increase үoսr knowledge օnly kеep visiting thiѕ web site аnd bе d
    wіth the hottest gossip posted here.

Web Statistik

Total Kunjungan : 1623230
Kunjungan Hari Ini : 840
Online User : 22
Last Update : 25-06-2017

Sodo Muncul Tolak Linu Herbal

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

[Get This]