Kastil Skotlandia yang Terakhir

Kastil Skotlndia

Kastil Stirling adalah salah satu kastil yang terkenal di Skotlandia. Amanda Rugeri

Kastil Stirling bukan hanya satu dari kastil yang paling besar dan paling terkenal di Skotlandia namun ini juga salah satu yang paling penting dan simbolis.

Peran utama

Setidaknya pernah dikepung delapan kali selama masa bersejarahnya, kastil ini berpindah tangan berkali-kali antara Kerajaan Inggris dan Skotlandia.

Amanda Rugeri, sebagaimana dilansir BBC, Jumat (16/6/2017), menulis, pada akhir Perang Kemerdekaan Skotlandia Pertama pada 1328, Skotlandia berhasil merebutnya kembali dan Raja Skotlandia, Robert the Bruce, memerintahkan agar pertahanan kastil dirusak sehingga Kerajaan Inggris tidak bisa mendudukinya lagi.

Namun, peran Kastil Stirling dalam beberapa peristiwa bersejarah besar Skotlandia belum selesai. Pada tahun-tahun berikutnya, kastil ini menjadi tempat tinggal mewah bagi keluarga Kerajaan Stewart, termasuk Ratu Skotlandia Mary dan Raja James. Kini menjadi salah satu tempat wisata Skotlandia yang terkenal, sekitar setengah juta pengunjung berkunjung ke sana pada 2015 dan foto benteng-bentengnya bahkan dicetak di uang kertas Skotlandia pecahan £20.

Garda depan kuno

Walaupun terkenal karena perannya dalam sejarah Skotlandia, kastil Stirling dibangun sebelum Skotlandia memiliki konsep politik sama sekali. Benteng-benteng pertamanya mungkin dibangun sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Kerajaan lokal, mungkin suku Celtic Votadini, yang diperkirakan membangun sebuah benteng perbukitan di sini sekitar 2.000 tahun yang lalu dan berdasarkan tradisi adalag bangsa Romawi yang memperkuatnya dengan bebatuan pada abad pertama.

Kenneth MacAlpin, yang dikenal sebagai 'raja pertama Skotlandia', disebut-sebut mengepung kastil tersebut pada abad ke-9. Tetapi kisah lainnya menyebut Kastil Stirling juga merupakan tempat singgasana Raja Arthur, sedang klaim yang menyangkut tentang MacAlpin (yang bahkan mungkin dia bukan orang Skotlandia) disebut lebih merupakan mitos dan daripada fakta.

Yang kita ketahui adalah bahwa kastil tersebut dikaitan dengan keturunan keluarga kerajaan Skotlandia pada Abad Pertengahan.

Kediaman keluarga kerajaan

Catatan dari tahun 1110 menunjukkan Raja Skotlandia Alexander I mengatur pembayaran untuk memelihara kapel di sana, yang merupakan pertanda bahwa hubungannya dengan kerajaan sudah terebntuk. Sekitar waktu yang bersamaan, bangunan-bangunan dan halaman-halaman dibangun di dalam benteng yang sudah tua.

Tempat tinggal baru pastilah cocok untuk seorang raja karena Raja Alexander I sendiri meninggal di kastil pada tahun 1124. Pada pertengahan abad ke-12, kastil menjadi pusat administratif utama.

Kediaman mewah

kastil raja Skotlandia

Lokasi indah Kastil Stirling raja Skotlandia. Amanda Rugeri

Semua orang dari bangsa Celtic, Romawi, hingga raja-raja Skotlandia memiliki ketertarikan yang tak habis-habisnya akan Kastil Stirling dan sebagian besar adalah karena lokasinya.

Puncak terjal tempat kastil tersebut berdiri terbentuk dari letusan gunung berapi 350 juta tahun yang lalu. Selama ribuan tahun berikutnya, lahar terkubur di bawah batu pasir dan es.

Seperti lanskap menakjubkan Skotlandia lainnya, batu tersebut hingga saat ini masih berbentuk seperti akhir Zaman Es sekitar 10.000 tahun yang lalu: saat lapisan es mencair maka terbentuk batu sampai menjadi dataran tinggi sekarang.

Persimpangan terjal

Lokasi batunya terbukti sangat strategis, berdiri di persimpangan antara Dataran Tinggi di bagian utara dan barat, serta Lembah Forth hingga ke Edinburgh di bagian tenggara. Siapapun yang membangun benteng di sini akan memiliki pandangan -dan kendali- atas persimpangan kedua wilayah.

Mereka juga bisa melihat jembatan yang banyak digunakan di Sungai Forth, titik persimpangan utama antara Dataran Tinggi dan Skotlandia selatan. Itulah alasan utamanya mengapa kastil tersebut memainkan peran kunci dalam berbagai konflik.

Konflik yang paling terkenal adalah Perang Kemerdekaan Skotlandia. Pada akhir abad ke-13, Raja Skotlandia John terbukti tidak terlalu mengerti tuntutan Raja Inggris Edward I. Setelah perang terakhir, ketika bangsawan Skotlandia merundingkan sebuah perjanjian dengan Prancis untuk melawan Inggris, Edward menyerang dan merebut Kastil Stirling.

Dipimpin oleh pejuang legendaris William Wallace dan Andrew Moray, Skotlandia merebut kembali kastil dalam Pertempuran Stirling Bridge yang terkenal. Pemandangan dari Kastil Stirling mengarah ke lokasi pertempuran tersebut sampai ke Monumen Nasional Wallace, yang merupakan menara batu yang dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan perang Skotlandia.

Tetapi, kemenangan mereka tidak bertahan. Setelah kalah dalam Pertempuran Falkirk, Skotlandia menyerahkan lagi kastil tersebut kepada Inggris. Pasukan Skotlandia termasuk Robert the Bruce -yang belakangan menjadi Raja Skotlandia- mengepung kastil dan berhasil merebutnya kembali.

Namun, pada tahun 1303, situasinya berubah lagi dengan Inggris unggul dalam konflik meskipun belum menduduki kastil tersebut.

Raja Skotlandia

Raja Inggris kemudian datang untuk menghancurkan pasukan Skotlandia yang tersisa dan menguasai kastil tersebut sekali lagi tahun 1304. Tetapi, ketika Edward meninggal pada tahun 1307, saudara laki-laki Robert the Bruce mengepung Kastil Stirling, mencoba untuk merebutnya kembali untuk selama-lamanya.

Waktu tambahan pasukan Inggris mengarah ke utara untuk mencoba membantu garnisun Inggris dan mengamankan kastil, mereka bertemu dengan pasukan Raja Robert the Bruce, yang berujung pada Pertempuran Bannockburn yang terkenal tahun 1314.

Terjepit di antara dataran Bannock Burn dan Sungai Forth, tentara Inggris dibantai. Pertarungan tersebut diperingati dalam yang sering disebut sebagai lagu kebangsaan Skotlandia yang tidak resmi, Flower of Scotland.

Sebuah patung Robert the Bruce, dengan pahatan tanggal Pertempuran Bannockburn yaitu 24 Juni 1314, kini berdiri sebagai tugu peringatan di halaman kastil.

Emas raja

tempat tinggal raja

Kastil ini menjadi tempat tinggal mewah bagi keluarga Kerajaan. Amanda Rugeri

Bahkan setelah Raja Robert the Bruce membongkar benteng pertahanan untuk meyakinkan Inggris tidak akan merebutnya lagi, Kastil Stirling masih belum lenyap dari sejarah. Setelah Perang Kemerdekaan Skotlandia berakhir pada pertengahan abad ke-14, raja pertama dari keluarga Stewart, Robert II, mulai memperbaiki kastil.

Belakangan Kerajaan Skotlandia terus membentuk kembali situs bersejarah tersebut untuk kebutuhan mereka sendiri. Salah seorang yang setia membangun kastil adalah Raja James III (1460-1488) yang mungkin meletakkan dasar pembangunan Aula Besar yang bisa Anda lihat kini.

Bagaimanapun, penerus James yang memberi tampilan kastil tersebut seperti kastil yang ada saat ini. Karena ingin menandingi raja semasanya (seperti Raja Inggris Henry VII), maka Raja James IV membangun Bangunan Lama Raja sebagai kediamannya dengan aula besarnya.

Setelah pemugaran modern itu diresmikan tahun 1999, warna jeruk peras yang pucat di Aula Besar yang dijuluki 'emas raja', menjadi kontroversial, tapi sebenarnya warna itu mengembalikan cat aula tersebut ke warna yang sebenarnya pada tahun 1500-an di bawah James IV.

Raja James IV juga membangun pintu masuk ini, meski akan lebih mengesankan lagi pada masanya waktu tingginya masih lima lantai.

Rumah bangsawan

Raja James V, yang menduduki tahta saat baru berusia satu tahun pada 1513, kemudian memiliki skema pembangunan sendiri. Dia membangun istana mewah sebagai tempat tinggalnya dan istrinya, seorang bangsawan Prancis Mary of Guise -ibu dari Mary, Ratu Skotlandia.

Kediaman keluarga kerajaan tersebut masih terlihat seperti pada tahun 1540-an.

Raja cilik

Upacara pentahbisan untuk Mary sang Ratu Skotlandia ketika masih bayi dilakukan di Kastil Stirling pada tahun 1543, yang menjadi tempat ratu tersebut akan menghabiskan beberapa tahun pertamanya.

Di sini juga dia kembali untuk membesarkan anaknya sendiri, yang kemudian dinobatkan menjadi Raja James VI.

Jembatan yang masih tetap menghubungkan Aula Besar ke kamar Mary dibangun berdasarkan permintaannya untuk memungkinkannya agar lebih mudah mengakses Aula Besar dalam mengatur pembaptisan pangeran bayi tersebut.

Kini, Kastil Stirling masih menjadi sebuah simbol istimewa dalam sejarah Skotlandia dan salah satu yang dicintai para pengunjung dari seluruh dunia. BBC

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 1623216
Kunjungan Hari Ini : 838
Online User : 21
Last Update : 25-06-2017

Sodo Muncul Tolak Linu Herbal

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

[Get This]