Komunitas Ekonomi ASEAN Setahun Lagi

Masa integrasi masyarakat ASEAN, yang dikenal sebagai ASEAN Economic Community atau Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) 2015 tinggal setahun lagi.

“Sejatinya KEA merupakan wujud strategi ASEAN menjadi “key player” dalam global chain production dan memperkuat suara ASEAN dalam forum internasional, agar kestabilan kawasan senantiasa terjaga dan mampu memetik manfaat dari setiap kerjasama okonomi global,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan, Mokhamad Dadi Aryadi, Kamis (3/4/2014).

Ia mengungkapkan itu pada Seminar Nasional Strategi Penguatan Ekonomi Kalimantan dalam Menghadapi KEA 2015 di Hotel Mercure Banjarmasin. 

Dadi menyatakan, KEA 2015 merupakan hasil bentuk kesepakatan para pemimpin ASEAN di PnomPehn pada November 2012.

“Di dalam kesepakatan tersebut terdapat 5 pilar atau aspek utama dalam KEA 2015 yaitu, aliran bebas barang, aliran bebas sektor jasa, aliran bebas investasi, aliran bebas modal dan aliran bebas tenaga terdidik,” ujarnya.

Menurut Dadi, dengan berlakunya kelima aspek tersebut, maka tentu saja kondisi perekonomian negara-negara yang ikut dalam kesepakatan KEA 2015 akan terjadi penyesuaian.

Berdasarkan skenario optimis, kata dia, KEA akan meningkatkan arus modal dan investasi langsung ke Kalimantan, menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong  pertumbuhan ekonomi Kalimantan.

Skenario pesimis KEA akan meningkatkan peredaran produk barang impor luar negeri ke Kalimantan, masuknya tenaga terampil asing ke Kalimatan sehingga mengurangi kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal, terbentuknya badan usaha asing dengan penguasaan ekuitas dominan sehingga peran dunia usaha lokal semakin terbatas di Kalimantan.

“Melihat potensi dan tantangan KEA 2015 kita semua baik dari unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan/perbankan dan akademisi harus mempersiapkan diri agar kita bisa menjadi subyek dan bukan obyek,” katanya. Woel
 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 1623853
Kunjungan Hari Ini : 33
Online User : 10
Last Update : 25-06-2017

Sodo Muncul Tolak Linu Herbal

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

[Get This]