Laju Rupiah Mengkhawatirkan

Rupiah

Analis Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan laju rupiah berada pada zona merah. "Meski sempat menguat tipis," ujar Reza, Selasa (14/10/2014).

Menurut dia, pemberitaan normalisasi kebijakan The Fed menyumbang sentimen negatif bagi penguatan rupiah. "Pelaku pasar cenderung masih mentransaksikan mata uang dolar AS," ujar dia. Padahal, menurut Reza, sentimen yang ada saat ini melemahkan dolar AS.

Ia mengatakan Wakil Gubernur The Fed S. Fisher telah memberitahukan melambatnya ekonomi global yang akan membuat The Fed menahan suku bunga. "Tetapi pelaku pasar lebih melihat dampak dari akan berakhirnya program stimulus The Fed," ujar dia. Berakhirnya program stimulus The Fed dinilai akan mengurangi suplai dolar.

Menurut Reza, hal itu akan membuat nilai dolar AS berbalik naik. Pada kondisi itu, ia memprediksi laju rupiah akan berada di bawah level resisten Rp 12.197 per dolar AS. "Sentimen yang ada belum cukup kuat membawa laju rupiah menguat signifikan." Ia memperkirakan rupiah masih akan bergerak flat dengan kecenderungan naik tipis. Kurs tengah BI akan berada pada Rp 12.213-12.196. Bin

Sumber: tempo.co

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 1744851
Kunjungan Hari Ini : 206
Online User : 19
Last Update : 16-08-2017

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Kokyaku Japanese Food

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Gado-Gado Ayomo Banjarmasin

Travel Haji Banjarmasin

Lowongan Kerja KARIR PADwww.karirpad.com/lowongan/kerja/semuanya

[Get This]