Produktivitas Sektor Perikanan Senilai Rp255 Triliun

Nilai Ekspor Hasil Perikanan

Foto: Kadin Indonesia.

Pemberdayaan pelaku usaha lokal melalui pengembangan bisnis dan investasi di sektor perikanan dan kelautan terus didorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memaksimalkan produktivitas sektor perikanan yang berdasarkan pada Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekonominya telah mencapai Rp 255 triliun.
 
“Kadin akan terus mengembangkan berbagai kerjasama dengan KKP. Langkah yang sinergis akan lebih memudahkan kita untuk mendapatkan hasil yang baik. Ke depan kita akan terus adakan evaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan Yugi Prayanto di Jakarta, (15/1/2014) sebagaimana dilansir kadinindonesia.com.

Potensi perikanan Indonesia, baik perikanan tangkap dan budidaya akan terus ditingkatkan. Hal tersebut merupakan upaya untuk menekan importasi serta mendorong volume ekspor komoditas unggulan lokal. Contohnya seperti ikan Kerapu, Bawal bintang dan Kakap putih merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati pasar luar negeri.

“Komoditas perikanan itu bisa dikembangkan dengan budidaya laut, keramba jaring apung (KJA). Kita akan lebih kembangkan lagi didaerah-daerah karena ikan konsumsi seperti itu mempunyai nilai jual tinggi,” kata Yugi.

Pada tahun 2013 Kadin mencatat bahwa nilai ekspor hasil perikanan baru mencapai US$ 4,16 miliar lebih kecil dari yang ditargetkan sebelumnya US$ 4,5 miliar. Meski demikian, melalui program yang diarahkan pada nilai tambah perikanan Kadin mengaku optimis mendukung pemerintah untuk mencapai target nilai ekspor sebesar US$ 5,65 miliar di tahun 2014.

Selain budidaya laut dengan KJA, Yugi juga mengatakan pihaknya sedang membudidayakan komoditas udang vanamae di beberapa provinsi. Salah satunya berada di daerah Karawang, Jawa Barat. Ia menyebutkan, budidaya komoditas ini membutuhkan investasi sebesar Rp 500 juta per hektare (ha).

“Ini juga merupakan upaya bersama Kadin dengan KKP. Pelaku usaha berkontribusi dalam pengadaan pembiayaan, pembibitan dan infrastruktur pendukung. Kita harapkan program seperti ini bisa berdampak positif dan berkelanjutan,” kata dia.

Yugi menambahkan, Kadin juga dilibatkan oleh pemerintah untuk berinvestasi di pulau-pulau kecil yang ada di wilayah Indonesia. Ke depan pihaknya akan memperkuat kerjasama dengan melibatkan peran Kadin-Kadin Daerah. Bin

Sumber : Kadin Indonesia

 

 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 2152713
Kunjungan Hari Ini : 1091
Online User : 35
Last Update : 24-02-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji BanjarmasinLowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]