PT SILO Eksportir Mineral Terdaftar

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, R. Sukhyar, mengatakan telah memberikan rekomendasi eksportir terdaftar atas tiga perusahaan pertambangan mineral.

Ketiga perusahaan itu adalah PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO). "Ketiganya kami rekomendasikan kepada Kementerian Perdagangan," katanya, Jumat (28/3/2014) sebagaimana dilansir laman tempo.co.

Sukhyar mengatakan perusahaan-perusahaan ini mendapat rekomendasi menjadi eksportir terdaftar karena telah berkomitmen melakukan pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. Di antaranya sudah memiliki rencana atau nota kesepahaman untuk membangun smelter serta bersedia meletakkan uang jaminan pembangunan smelter di rekening pemerintah.

Ia mencontohkan Freeport sudah memiliki nota kesepahaman untuk membangun smelter bersama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. Realisasi rencana ini, menurut Sukhyar, tinggal menunggu kajian nilai belanja modal yang akan digelontorkan. "Mereka masih ingin belanja modal ditekan," ujarnya

Menurut Sukhyar, berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan Freeport dan Newmont, pembangunan smelter akan menelan investasi sebesar US$ 1,5 - 1,8 miliar. Nilai belanja modal ini akan menjadi dasar penghitungan dana jaminan yang disetor kepada pemerintah. Bin
 

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

0 Komentar





Validasi

Web Statistik

Total Kunjungan : 2152631
Kunjungan Hari Ini : 1039
Online User : 40
Last Update : 24-02-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji BanjarmasinLowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]