Tambang Batu Bara Milik Sekawan Hanya 'di Atas Kertas'?

PT Sekawan Itipratama SIAP

Kantor PT Sekawan Intipratama. Dewi/detikFinance

PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) baru-baru ini jadi perbincangan di pasar modal gara-gara tuduhan 'goreng', dan gadai saham oleh salah satu pemegang sahamnya.

Dari kabar yang beredar, si empunya saham 'menggoreng' saham berkode SIAP itu dengan cara membeli perusahaan tambang. Nah, kabarnya tambang yang dibeli ini hanya di atas kertas, alias baru berupa izin dan belum berproduksi.

Memang tak lama setelah Perseroan mengumumkan pembelian perusahaan tambang, harga saham SIAP langsung melambung dari kisaran Rp 100 menjadi Rp 400 per lembar.

Namun belakangan ini sahamnya mulai jatuh karena dugaan atas tambang yang belum produksi tersebut. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun meminta Sekawan beri penjelasan atas kabar ini.

Direktur Utama Sekawan, Suluhuddin Noor, menyatakan PT Indo Wana Bara Mining Coal (IWBMC) sudah memproduksi batu bara sejak awal tahun ini.

"Persiapan desain tambang, rencana penambangan, dan rencana pembebasan lahan sudah dimulai sejak Juli 2014," katanya dalam laporannya ke BEI, Rabu (25/11/2015).

Ia mengatakan, pembebasan lahan, area Pit-2, area hauling, dan area stockpile & jetty, dimulai Januari 2015. Sementara pelaksanaan operasi pertambangan dimulai pertengahan Februari 2015.

"Tahapan kegiatan pertambangan Perseroan sudah mencapai tahap proses produksi," ujarnya.

Sebelumnya, Perseroan sudah melakukan eksploitasi dengan pemotongan pohon dan dilanjutkan dengan pengupasan dan pembuangan over-burden di area Pit-2 meliputi 173 hektar.

"Kegiatan lain clearing area hauling sepanjang 3,2 km, dari area lahan sawit PT KSD ke arah jetty. Perseroan juga sudah memperoleh izin dari Badan Perizinan dna Penanaman Modal Daerah (BPPMD) atas penggunaan lintas jalan provinsi sejauh 3 km," katanya.

Selain itu pada area jetty telah dipasang dolphin untuk sarana sandar tongkang pengangkut batu bara. Izin jetty masih dalam proses terkait kendala adanya lahan yang belum dibebaskan 1,9 hektar.

"Pada tahap ini, selain mempekerjakan 30 orang tenaga kerja lokal dari total 75 karyawan, Perseroan juga menerima pemasok lokal meliputi sewa alat berat 2 vendor, catering, sewa kendaraan 4 vendor, dan jasa pengangkutan alat berat 2 vendor," tambahnya.

Saat ini saham SIAP masih dibekukan sementara oleh BEI. Beberapa broker yang terlibat dalam transaksi saham SIAP juga sedang diselidiki otoritas bursa. detik

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

Web Statistik

Total Kunjungan : 2152692
Kunjungan Hari Ini : 1080
Online User : 32
Last Update : 24-02-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji BanjarmasinLowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]