Tambat Sungai Miai Pasar Kayu Murah

kuyu sungai miai

KAYU MURAH – Aktivitas di Tambat Kayu Sungai Miai, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kota Banjarmasin. Berbelanja di Tambat Kayu lebih murah harganya dibanding membeli kayu sejenis di wantilan.

M Arif tampak sibuk memilah-milah lembaran papan yang bertumpuk di atas perahu klotok.  Sesekali perahu bermesin itu menari ke kiri dan ke kanan. Perahu klotok lain yang melintas menimbulkan gerakan ombak kecil di Sungai Miai yang membelah kampung di kawasan Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kota Banjarmasin.

Kayu jenis papan dan kasau yang dicari Arif memang bukan dari kualitas nomer satu.  Warga Kelurahan Sungai Jingah itu sengaja berburu kayu murah di Tambat Kayu Sungai Miai. “Di sini tempat orang Sungai Jingah belanja kayu,” kata Arif yang sehari-hari berjualan bensin eceran itu. Ia datang ke Tambat Kayu Sungai Miai untuk berbelanja kebutuhan bahan membuat rak penjualan bensin eceran. “Harganya lebih murah Rp10 ribu sampai Rp15 ribu dari wantilan (tempat penjualan kayu di darat, red),” ujar Arif.

Tiap hari ada sekitar 17 klotok ‘mangkal’ untuk menunggu pembeli. Pedagang kayu berklotok ini kebanyakan warga Alalak. Beberapa pedagang merupakan warga Antasan Kecil Timur. “Tambat Kayu ini ada lebih dari 20-an tahun. Dulu kami tidak punya tempat berjualan tetap, jadi dagang sambil menyusuri sungai. Amang Amin dan beberapa pedagang lain yang semuanya sudah almarhum adalah orang-orang pertama yang merintis berjualan di sini,” ujar Alus, 39 tahun, salah satu pedagang di Tambat Kayu.

Alus mengungkapkan ia dan kawan-kawan ‘mangkal’ setiap hari dari pukul 8 pagi hingga jam 3 sore. Warga Alalak ini berharap tempat berjualan di Tambat Kayu tidak tergusur.

Sebab, Tambat Kayu menjadi andalan mencari nafkah selama puluhan tahun. “Kalau tidak di sini kemana lagi kami harus mencari tempat berjualan,” ujar warga Alalak itu.

Tambat Kayu Sungai Miai tidak hanya menjadi andalan ekonomi rumah tangga Alus dan kawan-kawan sesama pedagang di Tambat. Beberapa tukang becak juga menggantungkan asap dapurnya dari menawarkan jasa mengantarkan kayu bagi pembeli seperti Arif. Aly

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

5 Komentar





Validasi
  • Deb30-07-2017 18:44:52 Have you ever considered publishing an ebook or guest authoring on other sites?
    I have a blog based on the same ideas you discuss and would really like to have you share some stories/information.
    I know my viewers would enjoy your work. If you're even remotely interested, feel free to shoot me an e
    mail.
  • Enrique15-07-2017 09:39:10 I’m not that much of a online reader to be honest but your sites really nice, keep it up!

    I'll go ahead and bookmark your site to come back later on. Many thanks
  • Enrique15-07-2017 09:36:04 I’m not that much of a online reader to be honest but your sites really nice, keep it up!

    I'll go ahead and bookmark your site to come back later on. Many thanks
  • Emmett14-04-2017 00:31:40 Wonderful post however , I was wanting to know if you could write a litte more on this subject?
    I'd be very grateful if you could elaborate a little bit more.
    Appreciate it!
  • HARYADI19-12-2012 10:58:37 Kaingatan kampung halaman, lahir di antasan, sungai tempat mandi dan bermain, semoga warga kampung antasan menjadi lebih baik, aman, sejahtera

Web Statistik

Total Kunjungan : 1753486
Kunjungan Hari Ini : 939
Online User : 10
Last Update : 20-08-2017

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji Banjarmasin

Lowongan Kerja KARIR PADwww.karirpad.com/lowongan/kerja/semuanya

[Get This]