Ulin Terakhir Perupa Sulistyono

Perupa Sulistyono menampilkan karya seni instalisasi bertajuk “Ulin Terakhir” di halaman Taman Budaya Provinsi Kalsel, Banjarmasin, Selasa (6/11) sore. “Ulin Terakhir” dengan bahan sabitan (potongan-potongan kecil) kayu ulin ini didapatkan dari Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut. Karya seni instalisasi bernuansa kritik lingkungan dari perupa yang juga lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat ini untuk membangun kesadaran pentingnya menyelamatkan tanaman ulin sebagai tanaman khas Kalimantan yang kian langka dan terancam punah. Foto Yudi Yusmili

Kiriman terbaru

Halaman Terkait

3 Komentar





Validasi
  • Loren01-08-2017 05:55:59 This website was... how do you say it? Relevant!! Finally I
    have found something that helped me. Thanks a lot!
  • Roxanna13-04-2017 23:24:46 It's a pity you don't have a donate button! I'd certainly donate to this fantastic blog!
    I suppose for now i'll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my
    Google account. I look forward to fresh s and will share this blog with my Facebook group.

    Talk soon!
  • ahdiansyah ahmad22-01-2014 15:46:56 Ampihan pang memakai ulin gasan membangun, nang ada tu biar dilestariakan haja gasan maninggali anak cucu kita....

Web Statistik

Total Kunjungan : 2152735
Kunjungan Hari Ini : 1107
Online User : 37
Last Update : 24-02-2018

KukuBima Sido Muncul

Amplang Khas Banjarmasin

Gado-Gado Ayomi

kirim kabar ke : kabar.bc@gmail.com

Travel Haji BanjarmasinLowongan Kerja KARIR PAD

[Get This]